Loading...

Perkuat Distingsi Global, Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf FEBI UIN Surakarta Lakukan Review Kurikulum OBE Bersama Dr. Aam Slamet Rusydiana

Diterbitkan pada 18 Juni 2026 16:59 WIB

Baca

Perkuat Distingsi Global, Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf FEBI UIN Surakarta Lakukan Review Kurikulum OBE Bersama Dr. Aam Slamet Rusydiana

 

SURAKARTA, 11 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengambil langkah strategis dalam memantapkan proses internasionalisasi program studinya. Salah satu fokus utama dalam agenda ini adalah penguatan mutu akademik pada Program Studi (Prodi) Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) melalui peninjauan ulang kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). 

Kegiatan krusial yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan FEBI ini menghadirkan pakar ekonomi Islam terkemuka sekaligus peneliti global, Dr. Aam Slamet Rusydiana, sebagai narasumber utama. Agenda ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, pengelola program studi, serta dosen di lingkungan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. 

Dalam pemaparannya, Dr. Aam Slamet Rusydiana menekankan pentingnya program studi untuk memiliki branding dan distingsi (pembeda) yang kuat dibanding institusi lain. Bagi Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf, hal ini menjadi peluang besar untuk mengintegrasikan tata kelola filantropi Islam dengan kekayaan sejarah dan kearifan lokal Nusantara. 

“Setiap perguruan tinggi perlu memiliki keunggulan yang menjadi ciri khas. Untuk itu, kurikulum yang telah ada harus bisa merumuskan identitas akademik yang kuat dan mudah dikenali di kancah internasional,” ujar Dr. Aam. 

Ia juga menyoroti bahwa kajian mengenai tata kelola zakat dan wakaf yang berbasis pada sejarah peradaban Islam di Nusantara masih sangat minim diteliti. Melalui implementasi kurikulum OBE yang tepat, Prodi Mazawa diharapkan mampu melahirkan ekosistem riset yang berkelanjutan antara dosen dan mahasiswa, sekaligus berkontribusi mengisi kelangkaan literatur filantropi Islam di tingkat dunia. 

Sementara itu, pihak dekanat FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan bahwa rancangan pembelajaran masa depan tidak boleh sekadar menghasilkan lulusan Prodi Mazawa yang menguasai teori dan konsep di atas kertas. Lulusan Manajemen Zakat dan Wakaf harus memiliki kompetensi praktis yang tangguh, relevan dengan kebutuhan industri sosiopreneur syariah global, namun tetap membumi dengan nilai-nilai lokal Nusantara. 

Melalui momentum review kurikulum bersama Dr. Aam Slamet Rusydiana ini, Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf FEBI UIN Surakarta optimis dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di level internasional sekaligus menjadi pelopor inovasi tata kelola filantropi Islam masa depan.

#Media Prodi MAZAWA 2026