Loading...

Prof. Boediono Tekankan Integrasi SKKNI dalam Review Kurikulum Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta

Diterbitkan pada 11 Juni 2026 14:14 WIB

Baca

Prof. Boediono Tekankan Integrasi SKKNI dalam Review Kurikulum Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta

Sukoharjo – Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulumpada hari Selasa tanggal 26 Mei 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan mutu akademik dan peningkatan relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja di sektor filantropi Islam. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Boediono sebagai narasumber utama yang memberikan berbagai masukan strategis terkait pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan kebutuhan industri. Kegiatan review kurikulum merupakan bagian penting dari implementasi Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan keterukuran capaian pembelajaran lulusan dan kesesuaiannya dengan kebutuhan pemangku kepentingan. 

Dalam paparannya, Prof. Boediono menegaskan bahwa penyusunan dan pengembangan kurikulum perguruan tinggi saat ini perlu memperhatikan integrasi antara capaian pembelajaran lulusan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Menurutnya, SKKNI dapat menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus tetap memiliki landasan akademik yang kuat. Integrasi tersebut juga akan memperkuat posisi lulusan ketika memasuki sektor profesional yang semakin kompetitif. 

Secara khusus, Prof. Boediono menyoroti pentingnya penguatan kompetensi pada bidang pengelolaan zakat, wakaf, dan filantropi Islam yang saat ini mengalami perkembangan pesat. Ia menjelaskan bahwa transformasi digital, tata kelola kelembagaan yang semakin kompleks, serta tuntutan profesionalisme pengelolaan dana sosial keagamaan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang terstandarisasi.

Review kurikulum ini juga membahas berbagai aspek penting, mulai dari penyelarasan visi, misi, profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan (CPL), bahan kajian, struktur mata kuliah, hingga penguatan pembelajaran berbasis pengalaman melalui program magang, proyek kemanusiaan, dan kolaborasi dengan mitra industri filantropi. Keterlibatan stakeholder dalam proses review menjadi salah satu poin penting untuk memastikan kurikulum yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan pengguna lulusan. 

Ketua Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi untuk melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap kualitas pendidikan. Hasil review yang diperoleh dari narasumber dan stakeholder akan menjadi dasar dalam penyempurnaan dokumen kurikulum sehingga lebih adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis, baik pada level nasional maupun global.

Selain penguatan kompetensi teknis, forum review juga menekankan pentingnya pengembangan soft skills, literasi digital, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta integritas sebagai karakter utama lulusan Manajemen Zakat dan Wakaf. Kompetensi tersebut dinilai sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan pengelolaan lembaga filantropi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta semakin memperkuat langkahnya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan relevan dengan kebutuhan industri filantropi Islam. Integrasi antara pendekatan Outcome-Based Education (OBE), kebutuhan stakeholder, dan SKKNI diharapkan mampu menciptakan kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu melahirkan tenaga profesional yang siap berkontribusi dalam pengembangan zakat dan wakaf di Indonesia.